Joe Kent Sebut AS Bisa Gunakan Senjata Nuklir terhadap Iran jika Gagal Capai Tujuan Perang

oleh -2 Dilihat
Mantan penasihat Presiden Donald Trump untuk kontraterorisme, Joe Kent, sebut AS buka opsi serangan nuklir setelah gagal menalukkan kepemimpinan Iran dengan cara konvensional. Foto/The National Interest

Porostimur.com, Washington — Ancaman konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memasuki wilayah paling sensitif setelah Joe Kent, mantan penasihat Presiden Donald Trump untuk kontraterorisme, menyebut penggunaan senjata nuklir sebagai salah satu kemungkinan yang tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

Pernyataan itu disampaikan Kent saat berbicara dalam podcast Tucker Carlson. Ia menilai opsi tersebut bisa muncul apabila Washington tetap berambisi menggulingkan kepemimpinan Iran dan memaksakan apa yang disebut sebagai “penyerahan total” setelah berbagai tekanan militer dan ekonomi tidak mencapai tujuan yang diinginkan.

“Kita akan menjadi orang bodoh jika berpikir hal ini tidak mungkin terjadi di sini, dalam situasi saat ini, terutama ketika pemerintahan Trump sedang berusaha keras mencari jalan keluar,” kata Kent.

Baca Juga  BYD Sealion 08 Siap Meluncur, SUV Flagship Baru Bawa Teknologi Canggih dan Jarak Tempuh 900 Km

Menurutnya, jika Washington tetap mempertahankan tujuan untuk menyingkirkan kepemimpinan Iran dari kekuasaan, pilihan yang tersisa secara hipotetis adalah operasi darat berskala penuh atau penggunaan senjata nuklir.

Kent mengakui operasi darat akan menghadapi persoalan besar mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk Iran.

“Pilihan pertama sama sekali tidak layak dilakukan, mengingat luas wilayah dan besarnya populasi Iran,” ujarnya kepada Carlson, seperti dikutip Russia Today, Minggu (30/8/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.