Porostimur.com, Tangerang — Di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mulai mencari jalan lain agar pembangunan tidak berhenti pada kemampuan APBD.
Sektor kepelabuhanan kini dilirik sebagai salah satu pintu masuk investasi sekaligus instrumen untuk memperkuat konektivitas dan menggerakkan ekonomi daerah kepulauan tersebut.
Momentum itu dimanfaatkan Pemkab Halsel melalui keikutsertaan dalam Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026. Dalam forum Business & Partnership Matching yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (28/8/2026), Pemkab Halsel mulai menjajaki peluang kemitraan dengan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI).
Wakil Bupati Halsel Helmi Umar Muchsin bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) bertemu dan berdiskusi dengan Wakil Ketua Umum ABUPI Bidang Organisasi dan Regulasi, Ariyanto Purboyo.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memetakan peluang investasi, pengembangan infrastruktur, hingga pembenahan tata kelola sejumlah pelabuhan yang tersebar di wilayah kepulauan Halsel.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Halsel sekaligus Koordinator Tim Apkasi Halmahera Selatan, Nasir J. Koda, mengatakan kehadiran Halsel di AOE 2026 tidak boleh berhenti sebatas memamerkan potensi daerah.









