John Kei Minta Dibebaskan, Ingin Hapus Stigma Negatif yang Melekat pada Orang Indonesia Timur

oleh -476 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Terdakwa pembunuhan John Kei minta dibebaskan oleh Majelis Hakim.

Ia berharap pembebasannya  akan menghapus stigma negatif orang Indonesia bagian timur.

Hal itu disampaikan John Kei saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (18/5/2021).

Dalam pledoinya, John Kei tidak mengakui tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menyebut telah terlibat dalam pembunuhan berencana terhadap Yustus Corwing Rahakbau alias Erwin.

Sebab kata John Kei, sejak masuk bui tahun 2012 lalu, ia sudah bertobat dan tidak lagi memilih jalan kekerasan.

“Kiranya Yang Mulia dapat memberikan saya kesempatan untuk meneruskan niat pelayanan dan pertobatan saya,” ujar John Kei.

Apabila bebas, ia juga berjanji akan membawa serta rekan-rekannya untuk bertobat dan menjauhi jalan kekerasan.

Khususnya kata John Kei, teman-temannya dari Indonesia bagian timur yang masih terjebak dalam dunia kejahatan akan dapat ikut bertobat dengannya.

Baca Juga  Bahas Hasil Evaluasi RAPBD, Pemprov Maluku Apresiasi Banggar DPRD

John Kei juga mengatakan bahwa bebasnya ia juga dapat membuat stigma negatif orang dari Indonesia bagian timur berubah.

“Setidak-tidaknya saya dapat memperbaiki stigma rasisme masyarakat Indonesia yang masih beranggapan bahwa orang timur adalah penjahat hanya karena kulit gelap dan rambut ikal, sehingga mereka bisa mendapatkan pekerjaaan yang lebih baik dan lebih layak,” terang John Kei.

Maka dari itu John Kei berharap mendapatkan kebenaran dan keadilan atas peradilan ini.

Ia bersikeras merasa tidak bersalah atas tuduhan tindak pidana yang ditujukan kepada.

“Saya masih ada harapan pada peradilan ini, saya masih ada harapan pada Majelis Hakim Yang Mulia, para Wakil Tuhan, penentu kebenaran, penjunjung tinggi keadilan yang paling mutlak,” tandasnya sambil mengutip doa nabi Daud.

Baca Juga  Berikut Panduan Ibadah Natal 2020 yang Dikeluarkan Menag

Diketahui terdakwa John Kei dituntut pidana 18 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ia dianggap terbukti dalam merencanakan pembunuhan yang membuat seseorang alami luka-luka.

Tuntutan itu dibacakan JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Selasa (11/5/2021). Dalam tuntutannya, JPU lebih banyak memakai berita acara pemeriksaan (BAP).

Atas hal tersebut, ia dikenakan pidana primer Pasal 340 KUHP junto pasal 55 ayat 1 junto Pasal 55 ayat 2 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan pasal lain mengikuti.

John Kei dituntut oleh JPU dengan hukuman 18 tahun penjara.

“Maka ajukan pidana kepada John Kei 18 tahun penjara,” ujar JPU dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat Selasa (11/5/2021) kemarin.

(red/tribunnews)