Joshua dan Yusuf

oleh -456 views

Oleh: Dhimam Abror Djuraid, Kolumnis tinggal di Kota Surabaya

DALAM kitab suci ada kisah mengenai Nabi Yusuf yang bekerja sebagai abdi pada salah seorang pembesar Mesir. 

Pada suatu ketika istri sang pembesar, Zulaikha, melaporkan kepada keamanan kerajaan bahwa Yusuf masuk ke kamar pribadi sang nyonya dan melakukan pelecehan seksual terhadapnya. 

Yusuf langsung ditangkap dan dihadapkan ke pengadilan.

Atas laporan Zulaikha, Yusuf dituduh melakukan rudapaksa dan berusaha memerkosa sang majikan.

Berita ini menyebar dengan cepat di lingkungan elite Mesir dan menjadi buah bibir masyakarat luas. 

Demi menjaga martabat keluarga pejabat tinggi itu Yusuf segera diadili, agar hoaks tidak berkembang makin liar.

Yusuf mengelak atas semua tuduhan yang dilontarkan oleh Zulaikha. 

Baca Juga  FTJ 2026 Digelar 17–20 Juni, Halmahera Barat Siapkan Ragam Atraksi Budaya hingga Hiburan Rakyat

Yusuf mengatakan bahwa ia masuk ke kamar karena dipanggil oleh sang nyonya. 

Pembantu lain di rumah itu menderngar sang nyonya berteriak meminta tolong dan Yusuf dipergoki lari keluar dari kamar pribadi sang nyonya.

Di pengadilan, sang nyonya bersikukuh dengan tuduhannya, sementara Yusuf juga bertahan dengan bantahannya. 

Hakim yang memimpin sidang kemudian mendatangkan seorang saksi ahli yang menguasai hukum sekaligus punya ilmu forensik tinggi. 

No More Posts Available.

No more pages to load.