Juventus Krisis, Allegri “Hukum” Pemain dengan Ritiro Sepekan

oleh -9 views
Link Banner

Porostimur.com – Turin: Pelatih Juventus, Massimilano Allegri, “menghukum” anak asuhnya dengan ritiro alias latihan intensif tertutup selama sepekan.

Krisis hasil yang dialami Juventus mendorong Massimiliano Allegri untuk menggelar ritiro.

Ritiro merupakan pemusatan latihan intensif dan sangat jamak dilakukan oleh tim-tim Italia dalam situasi krisis pada tengah musim, seperti yang saat ini dialami Juventus.

Dalam masa ritiro, pemain diminta “mengunci diri” di sentra latihan tim dalam waktu tertentu dan tak boleh pulang.

Selama melakoni ritiro Paulo Dybala dkk akan menginap di JHotel, fasilitas milik klub.

Menurut laporan Tuttomercatoweb, masa ritiro akan dipakai Juventus untuk berefleksi terkait mental dan taktik, serta memperkuat kekompakan tim.

“Massimiliano Allegri mencoba memberikan efek kejut kepada Juventus setelah kekalahan keempat di liga muncul pada Sabtu saat melawan Verona,” tulis Tuttosport, media Italia yang berbasis di Kota Torino.

Baca Juga  Pemerhati Sosial Politik: Jadi Dewan Pengarah BRIN, Mega Dorong Riset Sains PKI Tak Pernah Terlibat G30S

Masa ritiro alias latihan intensif tertutup Juventus di Continassa akan berlangsung mulai Senin 1 November sampai Sabtu 6 November, hari di mana anak asuh Allegri harus menjamu Fiorentina pada pekan ke-12 Liga Italia.

Juventus saat ini kembali ke dalam mode krisis setelah tak pernah menang dalam tiga laga terkini Serie A Liga Italia melawan Inter Milan (1-1), Sassuolo (1-2), dan Hellas Verona (1-2).

Karena rentetan hasil minor tersebut Juventus besutan Allegri kini terdampar ke posisi 9 klasemen Liga Italia 2021-2022 dengan bekal cuma 15 poin.

Saat ini, Juventus terpaut jarak 16 angka dari puncak klasemen Serie A Liga Italia 2021-2022 yang diduduki bersama oleh AC Milan dan Napoli.

Allegri tentu berharap ritiro kali ini memberikan dampak positif, persis seperti yang dilakukannya bersama Juventus pada 2015.

Baca Juga  Juventus Kacau Balau

Pada Oktober 2015, persisnya usai Juventus kalah 0-1 dari Sassuolo pada pekan ke-10 Liga Italia, Allegri memutuskan untuk menggelar ritiro.

Juventus waktu itu hanya bertengger di urutan 12 klasemen dengan koleksi 12 poin, atau tertinggal 11 angka dari AS Roma di puncak klasemen.

Namun, sejak menggelar ritiro pasukan Allegri bangkit. Usai kalah 0-1 dari Sassuolo pada pekan ke-10, Juventus melakukan sprint kencang dengan meraih 73 dari kemungkinan maksimal 75 poin dalam 25 laga berikut!

Juventus pun mengakhiri musim 2015-2016 sebagai kampiun meski sempat terseok-seok pada awal musim.

(red/creativedisc)

No More Posts Available.

No more pages to load.