Kabar Reshuffle Kabinet, PPP Teringat PAN yang Mundur karena Berseberangan

oleh -115 views

Terkait Nasdem yang mendapat banyak kritikan dari parpol koalisi termasuk PDIP, Awiek melihat, Nasdem tidak disudutkan melainkan NasDem yang membuat blunder dengan salah satu elitenya yang menyebut Anies antitesis Jokowi, sehingga menciptakan konfrontasinya sendiri.

Kalau soal dukungan capres-cawapres masih panjang prosesnya, tapi yang jadi soal adalah pernyataan tentang antitesis kepemimpinan yang kian memperkeruh hubungan Nasdem dan PDIP.

“Kalau soal capres-cawapres itu kan masih panjang, dan belum tentu juga, calon-calon presiden itu bisa berangkat karena harus memenuhi tiket 20% kursi atau 25% suara. Namun pernyataan-pernyataan yang blunder itu membuat situasi memanas, khusunya hubungan PDIP dengan Nasdem, terkait dengan tesis antitesis, kepemimpinan antitesis itu lho,” terangnya.

Baca Juga  Penarikan Guru ASN dari Sekolah Kristen: Mengabaikan Sejarah, Menguji Komitmen Negara

Menurut Wakil Ketua Baleg DPR ini, kalau dalam konteks hubungan antar parpol, hubungan Nasdem dengan PDIP pada dasarnya tidak ada masalah, tetapi kalau konteks hubungan koalisi tentu hubungannya antara Nasdem dengan Jokowi, karena Nasdem bagian koalisi pemerintah.

“Kalau hubungan dengan sesama koalisi tentu itu kan hubungannya Nasdem dengan Jokowi, kan koalisinya di situ,” ujarnya.

Namun demikian, Awiek menyayangkan kalimat seperti itu keluar ke publik, apalagi pernyataan Anies antitesis Jokowi itu keluar dari seorang politikus, bukan pengamat politik.