Kades Kukupang Diduga Tahan Gaji Honorer Guru PAUD

oleh -94 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Kepala Desa Kukupang, Kecamatan Kepulauan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Fauji Ibrahim, diduga kuat menahan gaji honorer salah satu pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) di desa tersebut.

Reniyanti selaku pengelola PAUD Bukit Joronga saat dikonfirmasi jurnalis porostimur.com, Kamis (19/5/2022) via telepon seluler, membenarkan hal tersebut.

“Untuk gaji dari tahun 2020 bulan Agustus hingga Desember kepala desa hanya berikan Rp 1.250 ribu. Seharusnya kepala desa kase saya pe gaji Rp 2.500 ribu sesuai apa yang telah disampaikan oleh kepala desa bahwa untuk pengelola PAUD terima perbulan Rp 500 ribu,” ujar Reni.

Lebih lanjut, Reni mengatakan untuk tahun 2020 gaji tenaga pendidik PAUD sebesar Rp.250 tetapi di tahun 2021 sampai 2022 gajinya hanya Rp.150 ribu.

Dia mengaku bingung kenapa kepala desa menerunkan gajinya. Padahal di desa-desa lain itu tidak ada pengurangan gaji seperti Desa Kukupang.

Baca Juga  NTP Subsektor Tanaman Pangan Maluku Alami Penurunan

“Saya sudah bulak-balik mendatangi kepala desa. Hanya saja kepala desa Fauji Ibrahim menyampaikan nanti dibayar. Tetapi sampai saat ini kepala desa tidak memberikan sisa gaji saya,” tandas Reni.

Menurut reni untuk di tahun 2020 hinga 2021 sisah gajinya yang belum dibayarkan oleh kepala desa, sebesar tinggal Rp.1.450 ribu.

Kepala Desa Kukupang Fauji Ibrahim tidak berhasil dihubungi melalui telepon seluler karena berada di luar jangkauan.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Halmahera Selatan saat dikonfirmasi via telepon seluler mengatakan, untuk persoalan itu dirinya belum bisa berkomentar apa- apa, mengingat dia belum mengetahuinya.

“Insyaallah nanti kami akan cek persoalan yang terjadi di Desa Kukupang itu,” jelasnya (amir)

No More Posts Available.

No more pages to load.