Porostimur.com, Sanana – Nama Kepala Dinas Perindagkop, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara Djena Tidore mencuat di tengah hearing antara mahasiswa dan DPRD terkait kelangkaan BBM, di Aula Kantor DPRD, Selasa (12/4/2022)
Djena diduga memiliki 5 pangkalan minyak tanah di Desa Waiboga.
Hal ini disampaikan oleh mahasiswa yang mengaku telah melakukan investigasi tentang kelangkaan BBM di sejumlah lokasi.
Falmin Dayan salah satu peserta audiens mengkritik sistem pengeluaran ijin pangkalan yang mengutamakan orang-orang yang memiliki kewenangan dan uang.
“Djena Tidore punya 5 pangkalan padahal dia Kadis Perindagkop,” ujarnya.
Tak hanya Djena, Hi.Yusuf Buamona pemilik PT Sanana Lestari juga memiliki pangkalan dengan alokasi puluhan ton perbulan di Desa Falahu dengan nama Fitriansyah dengan alokasi 3 bulan 15 ton.
Tak hanya di Falahu, Hi Yusuf juga memiliki pangkalan di Desa Waihama dengan nama Safrina Bela yang setiap bulan memiliki kuota 10 ton.
“Sehingga dapat disimpulkan kelangkaan BBM jenis minyak tanah akibat mafia BBM yang di lakukan oleh orang Dalam PT Sanana lestari,” ujar Falmin.
Falmin juga minta pihak kepolisian agar menangkap mafia bbm, sebab telah menjual bbm subsidi yang diperuntukkan Bagi masyarakat.









