Kakisina menjelaskan, proyek pengadaan kapal operasional Dishub Seram Bagian Barat tersebut mulai mengikuti sayembara tender sejak 2019 lalu. Namun kemudian tender itu dibatalkan karena anggarannya dikembalikan ke kas daerah. Lelang pun dilanjutkan pada tahun anggaran 2020.
LPSE Kabupaten SBB
Dari laman LPSE kabupaten SBB, terlihat kode tender 1042706 dengan nama paket Pengadaan Kapal Operasional Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat. Kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 24856858. Satuan Kerja pada Dinas Perhubungan.
Sebelumnya, paket ini telah ditenderkan tahun 2019 lalu. Dari laman LPSE terlihat pemenang tender tahun 2019 lalu ternyata perusahaan yang sama yaitu PT Kairos Anugerah Marina.
Kala itu, paket tersebut adalah Pengadaan Kapal Dinas Pemda Kabupaten Seram Bagian Barat. Kode tender 992706 dengan kode RUP 21162422. Nilai Pagu Rp 7.056.169.000,00 dengan nilai HPS 7.055.487.252,00. Saat itu peserta tender ada 15 perusahaan.
Namun, hanya dua perusahaan yang memasukan penawaran. Masing-masing PT Ratu Mina Persada dengan nilai Rp 6.919.436.433,80 dan PT Kairos Anugerah Marina dengan nilai penawaran Rp6.983.615.395,46.
Lalu, PT Kairos Anugerah Marina ditetapkan sebagai pemenang dengan penawaran terkoreksi Rp 6.983.615.395,00. Nilai ini juga ditetapkan sebagai hasil negosiasi. Namun kemudian, hasil tender ini dibatalkan.









