Kakisina meminta KPK Usut Proyek Pengadaan Kapal Operasi Dinas Perhubungan SBB

oleh -241 views
Link Banner

Porostimur.com – Piru: Aktivis muda asal Seram Bagian Barat, Mario Kakisina, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut Proyek Pengadaan Kapal Operasi Dinas Perhubungan Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) senilai Rp7,1 miliar.

Politisi muda Partai Golkar ini bilang, proyek miliaran rupiah yang digelontorkan sejak 2020 itu semakin tidak jelas. Hingga kini, kapal operasional yang digadang-gadang bisa menuntaskan masalah pelayanan masyarakat pesisir pantai di bumi Saka Mese Nusa belum terlihat di perairan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Dishub yang pengadaan kapal Operasi. Lalu dikerjakan Stanley Pirsouw seorang kontraktor asal kota Piru. Pirsouw dikenal cukup dekat dengan Sang Bupati,” kata Mario, Kamis (28/10/2021).

Baca Juga  Kala Amukan Solskjaer dan Datangnya Bruno Fernandes Jadi Tanda Kebangkitan Manchester United

Mario menjelaskan, dalam proyek tersebut, Pirsouw memakai bendera PT Kairos Anugerah Marina. Perusahaan ini beralamat di Kecamatan Paku Haji, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

Dari dokumen SP2D, ternyata pencairan anggarannya sudah mencapai 75 persen. Pencairan dilakukan bertahap sebanyak tiga kali. Yang terakhir pada akhir April lalu.

Dengan begitu, anggaran yang digelontorkan itu sempat mengalir ke kantong kontraktor mencapai lebih dari 5,2 miliar.

Kakisina menjelaskan, proyek pengadaan kapal operasional Dishub Seram Bagian Barat tersebut mulai mengikuti sayembara tender sejak 2019 lalu. Namun kemudian tender itu dibatalkan karena anggarannya dikembalikan ke kas daerah. Lelang pun dilanjutkan pada tahun anggaran 2020.

LPSE Kabupaten SBB
Dari laman LPSE kabupaten SBB, terlihat kode tender 1042706 dengan nama paket Pengadaan Kapal Operasional Pemerintah Daerah Kabupaten Seram Bagian Barat. Kode Rencana Umum Pengadaan (RUP) 24856858. Satuan Kerja pada Dinas Perhubungan.

Baca Juga  6 Trik Padukan Celana Jeans Ala Hijab Influencer yang Wajib Kamu Tahu

Sebelumnya, paket ini telah ditenderkan tahun 2019 lalu. Dari laman LPSE terlihat pemenang tender tahun 2019 lalu ternyata perusahaan yang sama yaitu PT Kairos Anugerah Marina.

Kala itu, paket tersebut adalah Pengadaan Kapal Dinas Pemda Kabupaten Seram Bagian Barat. Kode tender 992706 dengan kode RUP 21162422. Nilai Pagu Rp 7.056.169.000,00 dengan nilai HPS 7.055.487.252,00. Saat itu peserta tender ada 15 perusahaan.

Namun, hanya dua perusahaan yang memasukan penawaran. Masing-masing PT Ratu Mina Persada dengan nilai Rp 6.919.436.433,80 dan PT Kairos Anugerah Marina dengan nilai penawaran Rp6.983.615.395,46.

Lalu, PT Kairos Anugerah Marina ditetapkan sebagai pemenang dengan penawaran terkoreksi Rp 6.983.615.395,00. Nilai ini juga ditetapkan sebagai hasil negosiasi. Namun kemudian, hasil tender ini dibatalkan.

Baca Juga  HPMS Ternate Dukung Langkah Bawaslu Malut

Mario berharap lembaga antirasua itu secepat melakukan upaya penyelidikan terhadap proyek miliaran rupiah tersebut. Pasalnya, kapal sedang dikandangkan karena bermasalah. (kahar)

No More Posts Available.

No more pages to load.