Kapalnya Ditahan Polairud di Malut, Nelayan Bitung Mengadu ke Walikota

oleh -199 views
Link Banner

Porostimur.com – Bitung: Terkait persoalan kapal – kapal ikan yang ditangkap Polairud Maluku Utara beberapa hari yang lalu, beberapa orang nelayan kecil Kota Bitung mendatangi Kantor Walikota Bitung, Kamis (18/11/2021).

Kedatangan para nelayan gedung putih diterima beberapa Staf Khusus Kota Bitung. Maksud dan tujuan kedatangan para nelayan agar pemerintah bisa mencarikan solusi bagaimana memecahkan persoalan yang terjadi di Maluku Utara.

“Menurut salah satu nelayan yang namanya tidak perlu dipublikasikan mengatakan, merasa kebingungan entah ke mana lagi akan mengadu persoalan perikanan dan kalau ini tidak ada campur tangan dari pemerintah kami sebagai pemilik kapal bakal gulung tikar alias bangkrut karena buat apa kapal disuruh melaut terus ditangkap”.

Baca Juga  Relawan Maluku Utara Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Pulau Haruku

Padahal, sebelum malakukan kegiatan tangkap ikan surat izin penangkapan ikan (SIPI) sudah dikeluarkan pihak Syahbandar Perikanan Kota Bitung dan hanya melewati beberapa mil kapal ditangkap karena setahu kami Pemerintah Sulawesi Utara dan Pemerintah Halmahera sudah ada kerja sama  (MoU).

Setelah mendengarkan keluhan para nelayan kecil, Staf Khusus Pengembangan Bidang Pengembangan Usaha Perikanan, Budi Madea S,Pi menjelaskan, kepada pemilik kapalnya ditangkap Polda Maluku Utara setidaknya membuat berita acara dengan alasan apa kapal ditangkap.

Sementara Staf Khusus Bidang Pengawasan Barang dan Jasa, Nico Walone, SH,.CLA menambahkan, ketika kapal ditangkap harus tahu persis koordinat kapal ketika melakukan kegiatan tangkapan ikan seharusnya Polairud Polda Maluku memberikan bukti surat pelanggaran dan ketika itu tidak diberikan berarti menjadi tanda tanya besar.

Baca Juga  Pandemi Tak Terkendali, Tim Mitigasi IDI Minta Pemerintah Lakukan Tes Covid-19 Serentak

Staf Khusus Bidang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah sekaligus Koordinator Staf Khusus merasa prihatin dengan masalah yang dihadapi para nelayan, kalau perlu dalam waktu dekat ini dibuatkan surat resmi dan surat itu ditujukan kepada Pak Walikota Bitung.

“Dengan dasar surat tersebut Pak Walikota Bitung akan perintahkan kami melakukan rapat koordinasi dengan instansi – instansi terkait agar persoalan ini cepat diselesaikan,” katanya. (ardan)