Karaoke Tak Mau Bayar Berujung Bentrok Berdarah di Sleman Yogyakarta

oleh -1 Dilihat
Polisi mengungkap rentetan peristiwa pemicu kericuhan yang terjadi di Babarsari, Caturtunggal, Sleman hingga berujung perusakan sejumlah ruko dan beberapa unit sepeda motor, Senin (4/7). (Arsip Tim detikJateng) Baca artikel CNN Indonesia "Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan di Babarsari Yogyakarta" selengkapnya di sini: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220704194331-12-817155/polisi-ungkap-pemicu-kericuhan-di-babarsari-yogyakarta. Download Apps CNN Indonesia sekarang https://app.cnnindonesia.com/

Mereka tak puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak kepolisian. Alhasil, mereka kembali ke Babarsari dan melakukan perusakan yang dicurigai sebagai tempat tinggal kelompok karaoke tak bayar tersebut.

“Ada tujuh motor yang terbakar di situ,” ucap Yuli.

Lebih lanjut, Yuli mengklaim situasi di Babarsari saat ini sudah kondusif. Ia turut memastikan bahwa Polda DIY dan Polres Sleman berkomitmen mengusut tuntas rangkaian aksi kericuhan ini.

Lebih lanjut, Yuli mengatakan saat ini pemilik tempat hiburan atau manajemen belum bersedia membuat laporan polisi. Namun sebagai langkah awal Polres Sleman sudah membuat laporan model A.

Sementara Kelompok K telah membuat laporan ke Polda DIY untuk insiden di Jambusari. Yuli menyebut penyidik sudah memeriksa sekitar 8 orang terkait laporan tersebut.

Baca Juga  Wali Kota Tual Apresiasi Kepercayaan sebagai Tuan Rumah Sidang ke-46 MPL Sinode GPM 2026

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku yang di TKP Jambusari bisa segera diamankan, karena kita sudah mendapatkan gambaran siapa yang melakukan di Jambusari,” katanya.

Pemicu Perusakan Ruko dan Motor
Sementara di Babarsari hingga siang tadi masih cukup panas. Sejumlah bangunan di Kledokan rusak dan beberapa unit sepeda motor terbakar.

Yuli menyebut kericuhan hari ini berawal ketika kelompol lain yang berafiliasi dengan K mempertanyakan perkembangan penanganan perkara di Jambusari dengan cara mendatangi langsung Mapolda DIY, Senin (4/7) pagi.