Kekerasan Terhadap Anak di Falabisahaya Meningkat, Ada Oknum Polisi Jadi Pelaku

oleh -37 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Maraknya kasus tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Mangoli Utara, Kepulauaan Sula, membuat geram para aktivis muda Gerakan Pemuda Mangoli Utara (GPMU),

Pasalnya, kasus tindak kekerasan penganiayaan terhadap anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Mangoli Utara, terus saja terjadi bahkan hingga melibatkan Oknum Polisi setempat.

Bachtiar H. Baco, Sekertaris Gerakan Pemuda Mangoli Utara (GPMU), Ahad (16/5/2021), mengatakan ada beberapa faktor meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur. Di antaranya yakni pengawasan orang tua, dan penegakan hukum yang tidak konsisten.

“Tindakan semacam ini sering terjadi karna kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak, serta proses penegakan hukum yang kurang optimal”, ucap Bachtiar.

Dia juga mengaku prihatin dengan semakin maraknya kasus kekerasan tindakan penganiayaan dan kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur.

Baca Juga  Terkait Penyebab Kematian Saniah, Polisi Masih Tunggu Hasil Visum

“Sangat disayangkan jika kasus ini tidak ditindak lanjut sesuai proses hukum”, ujarnya.

Bachtiar bilang, tindak kekerasan terhadap anak adalah tindakan melawan hukum yang tidak boleh diberikan toleransi.

Apa lagi, kata dia, sampai ada juga aparat yang terlibat, seperti beberapa hari kemarin ada oknum polisi yang diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap tiga remaja di bawah umur.

“Maka dari itu, kami selaku pemuda mendesak pihak Kepolisian Polsek Mangoli Barat, lebih tegas dalam melakukan proses hukum terhadap para pelaku tindak kekerasa terhadap anak dibawah umur, agar menjadi efek jera bagi para pelaku, sehingga tidak lagi ada oknum yang bertindak sewenangnya,” tegasnya. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.