Kemhan Gelar Sosialisasi Bela Negara di Maluku

oleh -124 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Direktorat Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menggelar sosialisasi dan evaluasi kegiatan bela negara lingkup pemukiman di Provinsi Maluku.

Direktur bela negara diwakili oleh kolonel adm amiruddin laupe mengatakan kegiatan bela negara yg dilaksanakan kementerian pertahanan ada 3 sekmen antara lain lingkungan pekerjaan, pendidikan dan pemukiman. untuk lingkup pekerjaan sprti pegawai negeri sipil maupun swasta sedangkan lingkungan pendidikan baik negeri atau swasta serta lingkungan pemukiman yaitu sperti kegiatan sosialisasi yg kita laksanakan saat ini tokoh agama, tokoh adat, pemuda, ormas, lsm dll.

tujuan bela negara adalah untuk meningkatkan rasa cinta tanah air kita, rasa nasionalisme serta memiliki kemampuan bela negara.

contoh kecil yg kita bisa lakukan untuk bela negara seperti tidak buang sampah sembarangan, naik motor pakai helm. dimana saat ini karakter dan prilaku bangsa kita sdh mulai melenceng dr nilai2 pancasila. Contoh yg terjadi siswa melawan guru.

Link Banner

untuk mengatasi dan memperbaiki hal tersebut di atas melalui kementerian pertahanan adalah role model atau metode bela negara ini .

Baca Juga  Penandatangan Mou Kejati Sulut dengan BRI Manado Secara Bersama dengan Kejaksaan Agung Ri dan Kejati Se-Indonesia

“Saya berharap paling tidak menambahkan wawasan pertama mungkin semua belum tahu apa itu bela negara, tapi setelah kita sampaikan dan semua akan mengerti. Mari kita bersama-sama membawa kembali yg namanya tolerensi,saling menghormati, dan jangan di jadikan persoalan itu,” sembari berharap.

Sementara itu, Sambutan Gubernur Maluku yg di bacakan oleh staf ahli bidang pemerintahan, Henry Far Far mengatakan kegiatan ini merupakan upaya pemerintah pusat, khususnya kementerian pertahanan republik indonesia dalam menyeleraskan, mempertajam dan memantapkan sinergi serta menumbukan, mengembangkan nilai-nilai bela negara lingkup pemungkiman yg mengakomodir hak dan kewajiban warga negara secara proposional.

“Kedepan bangsa ini harus terus menghadapi perkembangan ekonomi dan budaya yang terus berjalan melalui penyatuan jaringan intergrasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yg sinergi dalam meningkatkan ketahanan nasional dan diimplementasikan melalui kegiatan Pembinaan bela negara lingkup pemukiman dan merupakan modal dasar sebagai faktor mendukung ketahanan nasional dalam menghadapi tantangan, hambatan, ancaman dan gangguan guna mencapai tujuan nasional,
sehingga sinergi tas pembinaan bela negara lingkup pemungkiman yang secara nasional di setiap daerah perlu ditingkatkan melalui pembinaan karakter perilaku dan jati diri dalam kemajuan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang dilandasi 4 konsunses dasar nasional yaitu pancasila, UUD 1945, kebinekaan dan NKRI,” kata Henry Far Far di Meeting Room Hotel Manise, Rabu (18/9/2019).

Baca Juga  Berbagai Alat Perang Milik TNI Diperlihatkan Kepada Warga Manado

Menurutnya, Bela negara lingkup pemukiman bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar bagi masyarakat tentang perilaku, mental spiritual yang dapat membintangi atau membekali diri dalam kehidupan yang majemuk dengan pendekatan wawasan kebangsaan khususnya bagi generasi milenial sehingga mampu dan kompetensi sesuai dengan identitas jati diri bangsa.

Di samping itu, bela negara merupakan faktor pendukung ketahanan nasional yang masih lemah dan belum tangguh diantaranya ketahanan ekonomi yang masih berbeda untuk tingkat kemiskinan di tiap provinsi karena masih terdapat riak-riak konflik massal, suku, ormas, kelompok, masyarakat dan sosial budaya, hal ini disebabkan karena masih rendahnya perilaku karakter pola berpikir dan pendidikan bela negara kurang menyentuh masyarakat dalam kesejahteraan dan berdaulat atas gugusan kepulauan serta untuk mewujudkan birokrasi yang dinamis jujur bersih dan sinergis. (ebot)