Tapi, tidak semua pemain Eropa sepakat dengan kampanye LGBT tersebut. Salah satunya kiper dan kapten Timnas Prancis, Hugo Lloris, yang meminta semua pihak menghormati Qatar sebagai tuan rumah yang memang negara Muslim.
“Saya sudah sangat jelas tentang ini dan saya tidak ingin menambahkan apa pun,” kata Hugo Lloris dalam wawancara dengan AFP.
“Ketika kami menyambut orang asing, kami sering meminta mereka mengikuti aturan kami, untuk menghormati budaya kami. Karena itu, saya akan melakukan hal yang sama ketika saya pergi ke Qatar. Sesederhana itu,” ujar Lloris.
Kontroversi Bir
Suporter timnas Inggris tertegun setelah Kroasia mencetak gol pada babak semifinal Piala Dunia 2018 saat menonton siaran langsung di Flat Iron Square, London, Rabu (11/7). Langkah Inggris di Piala Dunia 2018 terhenti oleh Kroasia. (AP/Luca Bruno)
Qatar resmi melarang penjualan bir beralkohol di delapan stadion yang menjadi tempat pertandingan Piala Dunia 2022. Aturan itu keluar hanya dua hari sebelum turnamen sepak bola akbar dimulai.
Meski begitu, bir non-alkohol masih akan dijual pada 64 pertandingan Piala Dunia. “Menyusul diskusi antara otoritas negara tuan rumah dan FIFA, sebuah keputusan telah dibuat untuk memfokuskan penjualan minuman beralkohol di Festival Penggemar FIFA, destinasi penggemar lainnya, dan tempat berlisensi, menghapus titik penjualan bir dari … perimeter stadion,” kata FIFA dalam sebuah pernyataan.









