Rektor juga berharap kedepan harus dilakukan Focus Group Discussion (FGD) sebagai ruang berdiskusi antara para akademisi di univesitas Pattimura dengan Badan Pusat Statistik terkait layanan, analisis, masalah, tantangan dan upaya yang dihadapi dalam bidang ini dan memberikan peluang bagi kolaborasi riset antara akademisi dengan BPS.
Rektor berharap publikasi pojok stastitik melalui berbagai media promosi cetak maupun media sosial perlu ditingkatkan agar warga kampus dapat mengetahui manfaat dan layanan pojok statistik “Sehingga melalui Pojok Statistik dapat meningkatkan literasi statistik di perguruan tinggi, terutama di Universitas Pattimura,” tutupnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, S.E, M.Si mengatakan “Sesuai dengan reformasi birokrasi BPS, kedepan kita ingin membangun lebih jauh pembangunan statistik baik di level pemerintah daerah maupun pada level akademisi. Di Tahun 2023 kami sudah berproses dengan Pojok Statistik yang ada di Universitas Pattimura dan ini merupakan satu media dalam membangun literasi statistik dikalangan akademisi,”.
Lanjutnya, ada beberapa layanan yang akan ditingkatkan di Pojok Statistik Univerasirtas Pattimura diantaranya konsultasi statistik, konsultasi pemanfaatan data statistik terkait dengan penyusunan skripsi maupun tesis bahkan juga disertasi.










