Porostimur.com, Ambon – Kabar miring tentang Kepala Negeri (KPN) Lilibooi “OK” kian memanas diperbincangkan di kalangan masyarakat Lilibooi, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah.
Kepada Porostimur.com, Rabu (9/11/2022), Kepala Soa Demianus Nussy, menyatakan bahwa dirinya jarang dilibatkan raja dalam berbagai proses Pemerintahan Negeri Lilibooi.
Nuussy mengaku tidak tahu alasan kenapa dirinya tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan pemerintah desa.
Ditanya soal isu penyalahgunaan dana desa, Demianus Nussy bilang dirinya kurang tahu. Namun terkait pembelian mobil dia mengaku tahu soal pembelian itu.
“Jika bicara terkait mobil yang direncanakan untuk dibeli ya agak ganjil memang. Dalam rencana dan kesepakatan bersama untuk membeli satu unit mobil pick up tetapi yang nampak pada saat kegiatan musyawarah negeri justru mobil penumpang bekas dengan trayek Ahuru, yang dibeli tanpa sepengetahuan kami,” ungkapnya.
Nussy mengatakan, menurut raja, mobil penumpang bekas yang dibeli itu akan digunakan untuk membantu meringankan beban anak-anak sekolah. Padahal anak-anak bayar juga.
“Perlu diketahui bahwa, mobil tersebut hanya satu kali mengangkut anak-anak ke sekolah harusnya pulang pergi dijemput,” ujar Nussy.









