Keroyok Warga, Sejumlah Remaja Desa Bajo Dilaporkan Ke Polres Halsel

oleh -699 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Sejumlah remaja Desa Bajo Sangkuan, Kecmatan Kepulauan Botang Lomang, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan lantaran diduga melakukan aksi pengeroyokan.

Korban AG dan AS melaporkan sejumlah remaja tanggung itu ke layanan sentra masyarakat (SPKT) Polres Halsel.

Di hadapan petugas SPKT, keduanya mengaku mendapat pengeroyokan oleh sejumlah remaja di Desa Bajo Sangkuan, Komplek Jembatan Batu.

“Kami berdua dari kampung (Desa Sawanakar) ke Desa Bajo dengan maksud dan tujuan meminta obat pada Kepala Puskesmas (Kapus) Bajo Sangkuan”, ujar Anto, Sabtu (16/5/2022).

Anto bilang, saat di perjalanan, keduanya lantas mendapat penganiayaan yang dilakukan oleh sejumlah remaja tersebut. Alhasil keduanya lantas melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Halmahera Selatan.

Baca Juga  Penjualan Terios Naik Signifikan, Mulai Pulih Seperti Sebelum Pandemi

“Torang (kami) tidak ada salah tiba-tiba mereka langsung pukul dengan jumlah mereka yang tidak kurang dari 5 orang pelaku,” cetus Andi.

Atas kejadian tersebut keduanya meminta agar polisi menindaklanjuti laporan yang sudah diadukan ke pihak SPKT Polres Halsel. Pasalnya, kejadian tersebut sering terjadi.

Bahkan keduanya mengaku kejadian tersebut sudah yang ke sekian kalinya.

“Kami minta agar para pelaku bisa diberikan sanksi tegas agar tidak mengulangi perbuatan tersebut karena ini sudah berulang kali mereka buat tapi kami hanya diam. Dan hari ini atas dukungan pemuda se- Desa Sawanakar kami meminta agar pihak Polres dapat menangkap beberapa pelaku yang diduga sebagai tersangka”, tegasnya.

Baca Juga  Bawaslu Malut Siap Hadapi Gugatan Paslon Kepala Daerah di Mahkamah Konstitusi

Sekedar diketahui sebelumnya, kedua korban didampingi orang tua dan beberapa pemuda Desa Sawanakar tengah mendatangi pihak pemerintah Desa Bajo Sangkuan untuk dimintai memediasi agar kejadian tersebut dapat diselesaikan secara kekekuargaan. Namun kurang lebih 2 jam pelaku tak kunjung datang.

“Kami datang lapor di kepala desa namun saat dicari, para pelaku tidak datang bahkan terkesan menghindar dari masalah tersebut,” ujar AS alias Anto.

Selain itu, amatan media porostimur.com, Polres Halsel telah melakukan visum pada kedua korban pengeroyokan serta melayangkan surat pemanggilan Kepala Desa Bajo Sangkuan beserta pelaku dengan nomor surat : B / 22 / IV / 2022 / SPKT
untuk dimintai keterangan berupa klarifikasi. (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.