“Misalnya pengembangan agrobisnis, khsuusnya di buah salak saya sudah disampaikan ke Dinas Pertanian, tetapi ada kendala di alami itu, terkait dengan lahan yang terbatas. Jadi kalau promosi buah salak, namun produksinya sangat terbatas. Tentu dengan keterbatasan ini, saya juga sudah sampaikan ke DPRD Provinsi Maluku Utara tentang pembibitan,” ungkapnya.
Usman menegaskan, dari pelaksanaan Hari Nusantara ini, jika mendapat nilai bergening mestinya masyarakat merasakan dampak dalam mengembangkan UKMK, khususnya di Kelurahan Bobo.
“Saya minta dengan hormat, dari Dinas menyampaikan hal ini ke Menteri yang hadir dalam pelaksanaan Hari Nusantara nanti. Percuma hanya kami sampaikan, tetapi Dinas sampaikan terus ke atas, dan bekerjasama dengan pihak Kelurahan, tentunya semua bisa berjalan,” akuinya.
Jika benar-benar paska pelaksanaan Hari Nusantara, yang diharapkan dari Kelurahan Bobo, yaitu berdampak besar terutama di pengembangan agrobisnis buah salak, sehingg meningkatkan pendapatan asli masyarakat, maupun di Kota Tidore Kepulauan.
Lurah Fobaharu Asri Soleman juga menyampaikan, dalam momentum Hari Nusantara tentunya bisa memberi dampak yang signitifkan terhadap masyarakat yang mempromosikan produk lokal di Keluranan Fobaharu.




