Porostimur.com, Ambon – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Yan Zamora Noach, menyoroti pengelolaan asrama di Sekolah Siwalima Ambon yang dinilai belum optimal karena belum tersedianya tenaga khusus pengelola asrama.
Temuan tersebut disampaikan setelah Komisi IV DPRD Maluku melakukan pengawasan langsung ke sekolah tersebut beberapa waktu lalu. Hingga kini, tanggung jawab pengelolaan asrama masih dibebankan kepada para guru.
Beban Ganda Guru
Noach menjelaskan, kondisi saat ini memaksa guru tidak hanya menjalankan tugas mengajar di kelas, tetapi juga mengurus aktivitas siswa di asrama hingga malam hari.
“Guru tidak hanya bertugas mengajar di kelas, tetapi juga harus mengurus kegiatan di asrama sampai malam. Sementara keesokan harinya mereka harus kembali mengajar,” ujarnya saat dihubungi dari Ambon, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, situasi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan dan dapat berdampak pada efektivitas proses belajar mengajar di sekolah.
Ia menegaskan, sekolah berasrama memiliki kebutuhan pengelolaan yang berbeda dibandingkan sekolah reguler, karena terdapat aktivitas siswa di luar jam pelajaran yang memerlukan pengawasan intensif.
Perlunya Tenaga Khusus Asrama
Noach menilai, keberadaan tenaga pengelola asrama merupakan kebutuhan mendesak dalam sistem pendidikan berasrama, bukan sekadar pelengkap administratif.










