Layn menggambarkan kekecewaan terhadap pihak-pihak yang selama ini dianggap hanya mengutamakan kepentingan pribadi daripada kemaslahatan masyarakat Maluku. Hal ini mendorong Hanura, Nasdem, dan PDIP untuk kembali berkoalisi dan merancang strategi baru.
“Akhirnya, kita bertiga sepakat untuk membangun kapal baru, dan kapal itu diberi nama ‘BETA JANJI BETA JAGA’,” ungkapnya penuh semangat, disambut antusias oleh para pendukung.
Nama kapal baru ini, menurut Layn, mencerminkan komitmen kuat ketiga partai untuk menjaga dan memenuhi janji-janji politik yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat Maluku.
Dalam orasinya, Soleman Layn juga menekankan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki integritas serta komitmen tinggi terhadap kepentingan rakyat.
Sosok Jefry Apoly Rahawarin dinilai merepresentasikan visi dan misi ketiga partai serta diharapkan membawa perubahan positif di wilayah tersebut.
Dengan mengusung visi ‘BETA JANJI BETA JAGA’, koalisi Hanura, PDIP, dan Nasdem berharap dapat mengarungi lima tahun ke depan dengan membawa aspirasi dan harapan baru bagi masyarakat Maluku. (Tim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









