Ketua Hipmabol Sebut Pejabat di Setwan Malut “Bafoya”

oleh -172 views
Link Banner

Porostimur.com, Ternate – Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Botang Lomang (Hipmabol), menyebut sejumlah pejabat di sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara “bafoya” (berbohong).

Hal itu dikemukakan Fadli Nasir Sebagai Ketua Umum Hipmabol usai menerima informasi terkait hearing bersama rekan-rekan mahasiswa Kecamatan Kepulauan Botang Lomang Kab. Halmahera Selatan dengan pihak DPRD Malut yang tak kunjung terealisasi.

Ia merasa kesal lantaran hearing yang dijanjikan sejumlah pejabat di sekretariat DPRD Malut dan juga beberapa pejabat Dinas di Lingkup Provinsi Maluku Utara (Malut) tak kunjung terealisasi.

“Kami datang membawa aspirasi masyarakat dan ingin bertemu dengan pihak DPRD Provinsi sehingga keluhan masyarakat ini bisa tersampaikan, tetapi yang ada hanya janji yang dilontarkan beberapa pejabat melalui komunikasi yang kami bangun bersama oknum anggota DPRD Malut,” katanya, Senin (14/11/2021).

Menurut Fadli, aksi yang berlangsung pada Senin 29 November 2021 di Kantor DPRD Malut hanya menuai janji dari oknum wakil rakyat. Pasalnya oknum tersebut berjanji akan dimediasi agar bisa melakukan hearing langsung dangan ketua serta beberapa komisi di DPRD Malut.

Baca Juga  Breaking News: Halmahera Barat Diguncang Gempa Magnitudo 5.9

“Kami lakukan aksi beberapa minggu yang lalu tidak satu anggota DPRD provinsi yang kami temui di kantor. Yang ada hanya Kabag Umum dan beberapa pegawai. Namun saat aksi berlangsung kami di janjikan oleh Kabag Umum bahwa beliau akan mediasi sehingga saya bersama teman-teman mahasiswa bisa bertemu dangan Ketua DPRD dan beberapa dinas untuk mekakukan harimg tapi itu hanya janji dan tidak direalisasi sampai saat ini maka pantas saya sebut pembohong”,cakap

Lanjutnya dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Sespri/Pengawal Ketua DPRD Malut serta bagian Humas dan Protokoler DPRD Provinsi dan Kabag Umum yang berjanji akan dimediasi namun hasilnya hanya janji yang tak diindahkan.

“Salah satu oknum di Kabag janji akan kasih baku dapa torang dengan Ketua DPRD sehingga torang bisa bertukar gagasan serta pendapat melalui hering. Bahkan hasil komunikasi ada surat undangan rapat yang jadwalkan oleh pihak DPRD namun hal itu tidak lagi dilaksanakan.

Baca Juga  Babinsa Koramil 01/Baguala Karya Bakti Pembangunan Pagar Masjid Al- Hijrah

Padahal lanjut Fadli “dalam surat undangan rapat tersebut sudah dibuat oleh bagian humas DPRD dan telah tercantum beberapa dinas terkait untuk terlibat dalam hering sebagaimana tuntutan aksi kita soal Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kecamatan dan juga Dermaga tepi desa Bajo Sangkuang.

Fadli berharap karena kehadiran mereka atas keluhan masyarakat maka oknum pejabat yang berjanji akan memediasi pihaknya dgn ketua dan anggota DPRD Malut bisa secepatnya di indahkan sehingga agenda hering bisa berlangsung.

“Kami berharap secepatnya di agendakan karena ini aspirasi masyarakat bukan kepentingan kelompok kami namun, ini murni dari masyarakat di Kecamatan Botang Lomang sebagai salah satu kecamatan yang memberikan kontribusi besar di sektor perikanan terhadap daerah”, harap Fadli

Baca Juga  Maurits Tamaela Minta Pemkot Ambon Serius Tangani Dampak Bencana di Musim Penghujan

Fadli bilang apabilah hanya janji yang didapat maka dirinya bersama rekan rekan mahasiswa akan kembali melakukan aksi jilid dua di Provinsi Maluku Utara. (red)