Porostimur.com, Ternate – Ketua Umum Himpunan Pelajar Mahasiswa Botang Lomang (Hipmabol), menyebut sejumlah pejabat di sekretariat DPRD Provinsi Maluku Utara “bafoya” (berbohong).
Hal itu dikemukakan Fadli Nasir Sebagai Ketua Umum Hipmabol usai menerima informasi terkait hearing bersama rekan-rekan mahasiswa Kecamatan Kepulauan Botang Lomang Kab. Halmahera Selatan dengan pihak DPRD Malut yang tak kunjung terealisasi.
Ia merasa kesal lantaran hearing yang dijanjikan sejumlah pejabat di sekretariat DPRD Malut dan juga beberapa pejabat Dinas di Lingkup Provinsi Maluku Utara (Malut) tak kunjung terealisasi.
“Kami datang membawa aspirasi masyarakat dan ingin bertemu dengan pihak DPRD Provinsi sehingga keluhan masyarakat ini bisa tersampaikan, tetapi yang ada hanya janji yang dilontarkan beberapa pejabat melalui komunikasi yang kami bangun bersama oknum anggota DPRD Malut,” katanya, Senin (14/11/2021).
Menurut Fadli, aksi yang berlangsung pada Senin 29 November 2021 di Kantor DPRD Malut hanya menuai janji dari oknum wakil rakyat. Pasalnya oknum tersebut berjanji akan dimediasi agar bisa melakukan hearing langsung dangan ketua serta beberapa komisi di DPRD Malut.
“Kami lakukan aksi beberapa minggu yang lalu tidak satu anggota DPRD provinsi yang kami temui di kantor. Yang ada hanya Kabag Umum dan beberapa pegawai. Namun saat aksi berlangsung kami di janjikan oleh Kabag Umum bahwa beliau akan mediasi sehingga saya bersama teman-teman mahasiswa bisa bertemu dangan Ketua DPRD dan beberapa dinas untuk mekakukan harimg tapi itu hanya janji dan tidak direalisasi sampai saat ini maka pantas saya sebut pembohong”,cakap




