Kisah Khalifah Umar bin Khattab Memecat Khalid bin Walid sebagai Panglima Perang

oleh -9 Dilihat

Sejak itu engkau belum pernah terkalahkan di setiap medan pertempuran, sehingga rakyat sudah mulai menyanyikan lagu-lagu yang memuji dan memuja namamu di samping memuji Allah SWT.

Aku takut hal ini akan berkembang menjadi keyakinan seolah-olah engkaulah satu-satunya yang sanggup memenangkan seluruh perjuangan ini dengan atau tanpa syafaat Allah SWT.

Bukankah dengan demikian mereka menjadi musyrikin? Maka aku ingin buktikan kepada mereka, bahwa ‘Umar, hamba Allah yang lemah dan hina ini, telah sanggup menjatuhkan engkau panglima yang gagah perkasa. Dengan demikian kuharap mereka kembali memuji dan memuja hanya Allah SWT.”

Mendengar keterangan ‘Umar yang tegas menegakkan tauhid itu Khalid menerima kebijakan Khalifah yang ‘arif itu dengan ikhlas. Maka besoknya ia kembali ke medan perang membantu rekan-rekannya yang sedang mati-matian di Romawi Timur.

Khalid maju di bawah pimpinan bekas bawahannya sebagai prajurit biasa. Ketika ditanyakan orang kepadanya mengapa ia terus juga berjuang sesudah dipecat oleh ‘Umar sebagai panglima, maka Khalid menjawab tegas: “Aku berjuang bukan karena ‘Umar, aku berjuang semata karena Allah SWT.”

Baca Juga  Bakti TNI AD Kodam XV/Pattimura 2026 Ditutup, Sumur Bor hingga Rumah Layak Huni Jadi Warisan Pengabdian

Dari Farwah bin Naufal Al Asyja’i dia berkata: “Saya pernah bertanya kepada Aisyah tentang doa yang pernah diucapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam saat memohon kepada Allah Azza wa Jalla,

No More Posts Available.

No more pages to load.