Raja Persia, Kistra, dalam tidurnya bermimpi istana raja Persia diguncang dan 14 puncaknya roboh. Api (suci) Fars, yang sebelumnya tidak pernah padam selama seribu tahun, padam.
Tak hanya itu, sumber-sumber api abadi lainnya juga turut padam secara mendadak. Seiring berjalannya waktu akibat padamnya api abadi yang disembah umat Majusi, penganut Zoroastrianism berkurang secara signifikan dan hanya menyisakan beberapa kelompok penganutnya. Sebagian besar dari mereka mengalami krisis iman dan lebih memilih memeluk agama baru yakni Islam.
Setelah Islam mulai berkembang di Jazirah Arab, penganut Zoroastrianism yang masih terisisa disebut sebagai umat Majusi. Hal ini merujuk pada golongan pemuja api di Persia Kuno yang mencakup wilayah Iran dan Azerbaijan di masa lalu.
sumber: sindonews










