oleh

Kisah Personil Koramil 1509-04/Mafa Saat Bantu Evakuasi Warga Yang Sakit Sampai Meninggal

Link Banner

Porostimur.com | Halsel: Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Koptu Ruslan Babinsa Koramil 1509-04/Mafa tak mundur saat hendak membantu Bapak Jaidun Bayan (71 Tahun) di Desa Lelewi Kecamatan Gane Timur Tengah, yang mengalami sakit dan sempat di dilarikan ke Puskesmas Bisui tetapi di puskesmas Bisui tidak ada obat cairan inpus, sehingga yang Sakit di pulangkan ke Desa Lelewi (02/02/20).

Sesampai di desa Lelewi diketahui kondisi Jaidun Bayan mengalami sakit lebih parah sehingga keluarga Jaidun menghubungi Babinsa Koptu Ruslan untuk membantu Evakuasi Bapak Jaidun ke Puskesmas Mafa.

Link Banner

Saat di evakuasi air Sungai di Desa Tagia mengalami pasang yang mengakibatkan Mobil Dinas Koramil 1509-04/Mafa yang ditumpangi keluarganya Jaidun bersama Babinsa Koptu Ruslan terpaksa di meninggalkan mobil tersebut di pinggir Sungai Desa Tagia.

Perjuangan dalam menyelamatkan warga yang sakit itu harus menempuh jarak 5 KM untuk sampai di Desa namun dengan jarak tersebut tak mematahkan semangat babinsa untuk membantu warga Desa binaannya yang mengalami kesulitan.

Sebelumnnya tandu yang tidak ada menjadi kendala untuk mengangkat serta membawa warga yang Sakit, sehingga ditengah kebingungan Babinsa Ruslan berinisiatif untuk membuat tandu darurat agar bisa mengangkat Jaidun.

Menempuh jarak 5 KM Babinsa Koptu Ruslan dibantu masyarakat dan keluarga Jaidun Bayan bahu membahu bergantian mengangkat tandu tersebut. Di tengah perjalan dengna kondisi jalan yang belum di aspal serta jembatan masih darurat itu, tidak menghambat atau menyurutkan semangat para pembawa tandu.

” Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa Koptu Ruslan yang telah mau dan meluangkan waktu untuk membantu bapak kami yang sakit, ” Ujar salah satu keluarga
Jaidun Bayan.

Usai membuat tandu darurat, pada pukul 18.00 WIT Babinsa dan keluarga bisa berangkat menuju Mafa, dan tiba di puskesmas Mafa pukul 19.30 WIT.

Setibanua di Puskesmas Mafa, dokter puskesmas langsung memeriksa pasien tersebut dan menyimpulkan HB darah pada pasien Jaidun rendah. Apalagi riwayat sakit beliau ditambah gula darah dan sariawan, “Ucap Dokter tersebut.

Keesokan harinya Jaidun Bayan dikabarkan meninggal dunia pada Senin, (24/02/20) dan akan di makamkan di Desa Lelewi, “Semoga Alhamrum bisa tenang dan yang ditinggalkan pun bisa tabah serta selalu mendoakan Almarhum bapak Jaidun Bayan, “Pungkas Babinsa Koptu Ruslan. (red/adhy)

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed