Kisah Sufi Besar Berguru pada Bahlul ‘si Gila’

oleh -50 views
Kisah Sufi Besar Berguru pada Bahlul 'si Gila'

Begitulah Bahlul mengawali pertanyaannya. Syekh Junaid al-Baghdadi lantas menjawab satu per satu dengan penuh kebijaksanaan.

Terkait cara makan, Syekh Junaid al-Baghdadi menjawab, “Aku mengucapkan Bismillaah (Dengan menyebut nama Allah). Aku makan yang ada di hadapanku, aku menggigitnya sedikit, meletakkannya di sisi kanan dalam mulutku, dan perlahan mengunyahnya. Aku tidak menatap suapan berikutnya. Aku mengingat Allah sambil makan. Apa pun yang aku makan, aku ucapkan Alhamdulillah (Segala puji bagi Allah). Aku cuci tanganku sebelum dan sesudah makan.”

Mendengar hal itu, Bahlul lantas berkata, “Kau ingin menjadi guru spiritual di dunia, tetapi kau bahkan tidak tahu cara makan!”

Bahlul lalu pergi. Murid-murid Syekh Junaid al-Baghdadi lantas mengingatkan gurunya bahwa Bahlul adalah orang gila. Namun, sang sufi nampaknya melihat ketinggian ilmu dari si Bahlul.

“Dia orang gila yang cerdas dan bijak. Dengarkan kebenaran darinya!” kata Syekh Junaid al-Baghdadi.

Baca Juga  Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Oknum Anggota DPRD Sula Masuki Tahap Tuntutan

Syekh Junaid al-Baghdadi lalu mengikuti Bahlul dan duduk mendekatinya. “Siapakah engkau?” tanya Bahlul.

“Syekh Baghdadi yang bahkan tak tahu cara makan,” jawabnya.

“Engkau tak tahu cara makan, tetapi tahukah engkau cara berbicara?” tanya Bahlul.

No More Posts Available.

No more pages to load.