Kisah Utsman bin Mazh’un Ditegur Rasulullah Karena Berlebihan dalam Ibadah

oleh -431 views

Artinya: “Nabi Muhammad SAW berkata: “termasuk sunnahku adalah menikah, tidak ada ke-rahiban (dengan tidak menikah) di dalam Islam, ke-rahiban di dalam umatku ialah berjihad di jalan Allah, pengosongan umatku dengan berpuasa, janganlah kalian mengharamkan hal-hal baik yang telah Allah halalkan untuk kalian, di antara sunnahku ialah tidur, bangun, berbuka dan berpuasa. Barangsiapa yang tidak menyukai sunnahku tidak termasuk bagian kaumku”.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Rasulullah SAW, Utsman bin Mazh’un pun memahami nasihat tersebut dan kembali menjalani kehidupan rumah tangganya seperti semula. Utsman bin Mazh’un akhirnya kembali ke dekapan istrinya dengan cara pandang yang baru, yakni menyelaraskan pengabdian spiritual dengan kewajibannya sebagai kepala rumah tangga.

Baca Juga  Pemda Kepulauan Sula Salurkan 48 Ekor Sapi Kurban, Presiden RI Sumbang 2 Ekor

Dikisahkan, pada suatu hari istrinya, Khaulah, bertemu dengan Aisyah RA dengan wajah yang tampak berseri-seri. Kebahagiaan itu terlihat jelas karena ia telah kembali hidup bersama suaminya setelah sebelumnya sempat berpisah akibat kesungguhan Utsman dalam beribadah.

Dari kisah ini, dapat dipahami bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah, tanggung jawab keluarga, serta hak diri sendiri agar kehidupan berjalan harmonis. Riwayat Utsman bin Mazh’un mengajarkan kita betapa krusialnya sikap terbuka dalam menerima masukan. Hal ini menjadi pengingat bagi setiap Muslim untuk terus berbenah diri agar praktik ibadah mereka senantiasa selaras dengan tuntunan Rasulullah SAW.

No More Posts Available.

No more pages to load.