Porostimur.com, Ambon — Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Abdul Kelilauw, mengimbau pemerintah dan pihak terkait segera mengantisipasi kebutuhan transportasi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan pada wilayah dengan komunitas Muslim yang besar seperti Seram, Buru, dan Banda, yang setiap tahun mengalami peningkatan mobilitas warga saat musim mudik.
“Kesiapan armada transportasi, baik laut maupun darat, harus menjadi prioritas untuk memastikan kelancaran arus mudik,” ujarnya saat dihubungi dari Ambon, Selasa (17/3/2026).
Potensi Lonjakan Penumpang Jelang Lebaran
Kelilauw menjelaskan, meski kondisi transportasi saat ini masih terbilang normal, lonjakan penumpang biasanya terjadi dalam tujuh hari menjelang Lebaran.
“Meskipun kondisi transportasi saat ini terbilang normal, namun biasanya penumpukan penumpang akan terjadi menjelang tujuh hari sebelum Lebaran,” tegasnya.
Ia mengingatkan, tanpa kesiapan yang matang, lonjakan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di lapangan, mulai dari keterbatasan armada hingga lonjakan harga tiket.
Evaluasi Program Mudik Gratis
Kelilauw juga menyinggung pengalaman tahun sebelumnya di wilayah Banda, di mana program mudik gratis yang diinisiasi Komisi III tidak berjalan optimal.










