Konflik dengan Israel Belum Temukan Titik Terang, Palestina Minta Kebebasan Beribadah di Al Quds

oleh -54 views
Link Banner

Porostimur.com, Jakarta – Perseteruan antara Israel dan Palestina hingga saat ini masih belum menemukan titik terang.

Hal tersebut disampaikan Penasihat Presiden Palestina untuk masalah agama dan Hakim Agung Palestina Mahmoud Al-Habbash, saat mengadakan pertemuan bersama Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) secara virtual di Jakarta.

Pemerintah Palestina menegaskan pihaknya menginginkan kebebasan beribadah di Al Quds secara utuh untuk seluruh umat manusia.

“Kami ingin Al Quds terbuka untuk seluruh umat manusia, untuk datang dan berziarah. Untuk Muslim dapat melaksanakan ibadah salat di Masjidil Aqsa, untuk agama Kristen dapat beribadah di gereja-gereja yang ada di sana dan bahkan untuk Yahudi saat melaksanakan ibadah d tempat masing-masing di Palestina,” ujar Mahmoud.

Menurut Mahmoud, Palestina hingga saat ini hanya menginginkan kedaulatan bagi negaranya, sehingga mempunyai kebebasan saat menjalankan peribadatan.

Baca Juga  Polres Maluku Tenggara Akan Tindak Pelaku Penyebaran Hoaks Terkait Covid-19

“Kami ingin Al Quds dapat menjadi bagian negara Palestina,” kata Mahmoud.

Mahmoud memaparkan, situasi saat ini di Al Quds terus mendapatkan serangan dari Israel yang secara paksa ingin mengeluarkan warga Palestina di Jerusalem.

Mahmoud memaparkan, tentara Israel saat ini mengizinkan warga Israel untuk masuk ke Al Quds.

Dengan adanya pemberlakuan jam masuk ke Masjidil Aqsa yakni dari pukul 7.00 hingga pukul 12.00 waktu setempat. Sehingga para warga Palestina yang ingin masuk ke Masjid akan di paksa keluar oleh warga Israel.

“Kami sampaikan terjadinya penyebaran kebencian baik itu di antara warga Palestina maupun warga Israel. Kami inginkan kebebasan Al Quds secara utuh,” kata Mahmoud seperti dikutip dari Pikiran-Rakyat.com.

Mahmoud menjelaskan, lebih dari 50 tahun yang lalu, Israel telah menduduki wilayah Palestina.

Tujuan Israel menduduki wilayah Palestina tersebut untuk menhalangi warga Palestina yang ingin beribadah di Masjidil Aqsa secara bebas.

Baca Juga  Bapas Ternate Tangani 83 Kasus Pidana Anak

Untuk itu, Mahmoud menegaskan jika perselisihan yang ada di Palestina saat ini, merupakan permasalahan umat Islam di dunia.

“Kami melalui PBNU mengharapkan untuk menyebarkan risalah kepada umat Islam secara keseluruhan untuk dapat mengunjungi Al Quds secara khusus, untuk dapat memperkuat warga Palestina yang ada di sana karena merupakan hak kami beribadah secara bebas. Hak seluruh umat Islam secara bebas,” ujar Mahmoud. (red/pr)