Hal yang sama yang diungkapkan oleh, Plt. Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Pusat, Andri Ramadani. Katanya Kota Ambon, dijadikan sebagai pilot project guna mengimplementasi penyusunan Matrix risiko bencana banjir dan tanah longsor.
“Kalau saya bilang ini pertama kali, pilot project kita. Kedepan ini sebagai strategi, informasi cuaca nantinya akan dibarengi dengan dampak dari cuaca tersebut,” katanya.
Sehingga, dirinya berharap melalui kegiatan ini peserta dapat menyusun langkah kongkrit terkait dengan penyusunan Matrix resiko bencana banjir dan tanah longsor yang tentunya berguna bagi warga kota ini.
“Kami harap tersusun langkah kongkrit terkait sesuai dengan judul tersebut Matrix Risiko Banjir dan ini akan diaplikasikan juga pada wilayah-wilayah lain. Para peserta diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian sesi dengan baik sehingga bermanfaat bagi kita semua,” harap Andri. (Nurfauzia)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










