Kritik atas Surat Ketua ISNU Malut

oleh -10 Dilihat
Oleh: A. Malik Ibrahim, Kolumnis

Saatnya Berhenti Membodohi Publik

Pembangunan berbasis potensi lokal adalah jalan yang lebih masuk akal untuk mendorong pertumbuhan baru tanpa mengorbankan masyarakat. Karena itu, rencana pembangunan Trans Kieraha yang dibiayai pajak 1,39 juta penduduk Maluku Utara perlu dikaji ulang secara serius.

Untuk apa membuka jalan jika masyarakat tetap miskin? Untuk apa membangun koridor ekonomi jika yang mengalir justru kekayaan alam yang meninggalkan kesengsaraan?

Pembangunan tidak boleh menjadi arena klobotisme baru. Ia harus berpihak—pada manusia, pada lingkungan, dan pada masa depan Halmahera. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.