Kuasai Pasar Mardika, BPT Patok Harga Lapak Sesuka Hati

oleh -4,381 views

Porostimur.com, Ambon – PT Bumi Perkasa Timur (BPT) yang merupakan mitra Pemerintah Provinsi Maluku dalam pengelolaan pasar Mardika Ambon, hingga kini menggerogoti kantong pedagang kecil dengan dalih penyewaan lapak.

Ironisnya lapak tersebut sudah dibayar per bulan, namun masih dibebankan per tahun.

Tak tanggung-tanggung harga yang dibanderol pun variatif. Ada yang per bulan, per tahun, bahkan biayaya parkir per hari juga masih saja dibebankan kepada pedagang.

Aduan yang diterima jurnalis porostimur.com, dari para pedagang berupa rekaman video dan kuitansi pembayaran membeberkan fakta dugaan pemerasan kepada para pedagang kecil tersebut.

“Kami harus membayar sewa per bulan 600 ribu rupiah, kepada petugas BPT bernama Mona. Belum lagi setiap hari kami harus membayar uang parkir sebesar Rp15 ribu,” ujar pedagang ubi di depan Bank Mandiri yang biasa disapa Mama Yaya, Senin (3/7/2023).

Baca Juga  Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia

“Ini sangat memberatkan. Dengan pemasukan yang tidak tentu, kita harus membayar sesuai yang mereka minta. Kalau melawan konsekuensinya lapak bakal dihancurkan,” imbuhnya.

Hal senada juga dikemukakan pedagang lain bernama Ani Salamun. Ani mengaku menyetor uang senilai Rp7, 2 juta kepada petugas BPT bernama Alvin yang diperuntukkan bagi penyewaan lahan parkir selama satu tahun ke depan.

No More Posts Available.

No more pages to load.