“Kudeta Halus” terhadap Calon Presiden

oleh -101 views
Toni Rosyid

Ketiga, ini lebih kepada pertimbangan politis. Benny K. Harman adalah kader Partai Demokrat. Di Demokrat ada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Anak muda yang namanya selalu masuk dalam survei bursa calon presiden. Kendati tak beranjak dari angka 2,5 persen, tapi AHY adalah generasi potensial untuk maju di pilpres 2029.

Keputusan MK yang menghapus presidential treshold telah menaikkan harga tawar kepada setiap partai, termasuk Demokrat. Demokrat bisa mengusung AHY menjadi capres. Jika elektabilitas AHY tidak kompetitif, Demokrat bisa menggandeng sosok yang elektabilitasnya jauh lebih tinggi untuk menjadi capresnya. ABW (Anies Baswedan) – AHY misalnya, masih sangat mungkin. Meski sempat gagal berpasangan di pilpres 2024.

Baca Juga  Empat Jam Diperiksa, Pelapor Dugaan Mafia Tender Cathlab RSUD Labuha Dicecar Penyidik Tipikor

AHY juga bisa ditawarkan untuk menjadi cawapres Prabowo jika elektabitas Prabowo jelang 2029 tetap kuat.

Dengan keputusan MK terakhir yang menghapus presidential treshold, maka setiap partai bisa mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden. Dengan begitu, pasangan calon bisa banyak jumlahnya, dan ini memberi pilihan beragam bagi rakyat untuk memilih yang terbaik. Karena jumlah pilihannya banyak, potensinya sangat besar untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik.

Sebaliknya, jika pencalonan dibatasi dengan syarat minimal tiga partai sebagai pengusung, apa bedanya dengan pemilu-pemilu sebelumnya? Putusan MK mandul. Indonesia tetap dalam kangkangan oligarki, elit politik, genersi tua, dan sulit berimajinasi terhadap adanya perubahan masa depan sesuai yang diharapkan oleh rakyat. Indonesia akan sulit melangkah lebih maju. Stagnan dari situ kesitu saja. Bahkan cenderung terus berjalan ke arah keterpurukan.

No More Posts Available.

No more pages to load.