“Mereka sebenarnya takut juga menyerahkan, rata-rata masih ragu tapi kita yakinkan bahwa sekarang tidak ada apa-apa dan aman kalau sampai sekarang tiga bulanan kita lakukan ini,” ujarnya.
“Kayaknya, awal-awal kita enggak mungkin dapat, karena masih orientasi masuk masyarakat. Tapi ketika sudah mulai mereka kenal kita, mereka percaya. Sehingga setelah akhir bulan pertama dan bulan kedua sudah mulai ada kepercayaan masyarakat ” sambung Letkol Arh Rendra Febrandari Suprman.
Operasi yang telah dilakukan sejak tiga bulan ini, lanjut dia, tidak hanya memperoleh senjata melainkan juga amunisi dan granat.
Adapun hasil yang diperoleh selama ini, terdiri dari, senjata standart Non Organik 1 Pucuk, Senjata Rakitan laras Panjang 6 Pucuk, Senjata Rakitan laras Pendek 4 Pucuk, Granat Rakitan 2 Buah, Granat Manggis 1 Buah, amunisi 5.56, 5 Butir dan amunisi 3.8 sebanyak 3 Butir.
“Ada satu yang organik, tapi lainnya ada 19 yang rakit. Ada juga amunisi dan granat. Kalau granat sudah kita serahkan, tapi ada juga yang masih di pos karena jauh belum dikirim,” jelasnya.
Kunjungan kerja Letjen Jeffry kali ini sekaligus memberikan bantuan berupa obat-obatan dan masker dari Pangkobgabwilhan III.
Acara yang berlangsung penuh kearaban iniditutup dengan pemberian cendera mata oleh komandan Satgas Kodim Maluku berupa lukisan kerang sebagai lambang Kogabwilhan III. (Tika)











