Porostimur.com, Tual — Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Yayasan Pelangi Maluku kembali menjadi sorotan. Kali ini, menu yang disajikan untuk anak-anak di TK Negeri Pembina Kota Tual Kamis (16/10/2025) ditemukan ulat pada ayam, menambah catatan buruk terkait higienitas dapur yang melayani sekitar 3.800 penerima manfaat.
Temuan Berulang dan Kondisi Dapur Memprihatinkan
Kejadian ini bukan yang pertama. Pada 10 September 2025, belatung ditemukan pada menu MBG di SMPN 2 Tual, namun siswa diminta diam oleh guru sekolah.
Dalam video berdurasi 38 detik yang beredar, kondisi dapur memperlihatkan tumpukan sisa makanan yang tidak dibersihkan, lantai berserakan kulit wortel, dan dinding tempat belatung merayap.
“Ini menunjukkan higienitas yang buruk. Dapur ini belum memiliki sertifikat layak sanitasi,” kata Sekretaris Satgas MBG Kota Tual Darnawati Amir, melalui pesan WhatsApp.
Pemkot Tual Tunggu Sertifikat Layak Sanitasi
Darnawati menegaskan, batas waktu 30 Oktober 2025 menjadi penentu apakah dapur MBG akan tetap beroperasi atau ditutup. Tanpa sertifikat layak sanitasi, BGN berencana menutup dapur.
Sementara itu, Pemkot Tual menegaskan prinsip utamanya: “Makanan yang disediakan harus sehat dan aman dikonsumsi bagi anak-anak,” pungkas pejabat terkait.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius soal pengawasan dan standar kebersihan dapur yang seharusnya menjadi rujukan bagi program gizi anak di Kota Tual. (Vera Renyaan)









