Porostimur.com| Sanana : Ratusan warga masyarakat Desa Capalulu, Kecamatan Mangole Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut) kembali menggelar also unjuk rasa di Kantor Inpektorat Kabupaten Kepulauan Sula, Senin (20/1/2020).
Kedangan masyarakat Desa Capalulu kali ini juga menggandeng warga desa yang pengelolaan dana desanya (DD/ADD) bermasalah, diaantaranya Desa Wai-Ina, Kabau Pantai dan Desa Ona Kecamatan Sulabesi Barat.
Pantauan media ini, masyarakat menggunakan 1 truk dan 1 buah mobil pick up yang dilengkapi dengan sound system di halaman Kantor Inspektorat yang terletak di jalan Bimoli, Desa Wai Hama, Kecamatan Sanana.
Di Kantor Inspektorat itu, masa aksi terlihat tidak dapat menahan amarahnya sehingga terlibat adu mulut dan saling dorong dengan pihak kepolisian dan anggota satuan polisi pamong praja.

Aksi tersebut dilakukan karena masyarakat menduga adanya kejanggalan pada laporan hasil pemeriksaan Inspektorat terhadap Dana Desa Capalulu
Masyarakat menilai, hasil temuan Inspektorat tidak berbanding lurus dengan kondisi lapangan, ujar Sahrul Ipa, Kordinator lapangan pada aksi tersebut.
Sahrul juga menuding lambatnya Proses Audit dan tidak berbandingnya kondisi lapangan akibat dari konspirasi busuk antara inspektorat, PMD dan Bupati Kepsul Hendrata Thes.




