Langit dan Bumi Dulu Menyatu, Surah Al-Anbiya Ayat 30 Jelaskan Buktinya

oleh -386 views

Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar juga mengutip cerita dari Ismail bin Abu Khalid, yang menyebutkan bahwa langit dan bumi diciptakan oleh Allah SWT sendiri. Langit kemudian dipecah menjadi tujuh lapisan dan bumi pun dijadikan tujuh lapisan.

Pada lapisan bumi pertama, diciptakanlah penduduknya berupa jin dan manusia. Di sana digariskan untuk mengalirkan sungai dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Lautan pun diciptakan di atasnya dan dinamakan “ru’aq”, dengan luasnya sepanjang perjalanan 50 tahun.

Kemudian, Allah SWT menciptakan bumi lapisan bumi kedua dengan panjang dan luas yang serupa dengan petala pertama. Di lapisan kedua ini, dihuni oleh makhluk yang memiliki mulut seperti anjing, tangan seperti manusia, telinga seperti sapi, dan bulu seperti kambing. Ketika dekat dengan kiamat, penghuni lapisan kedua ini akan dilemparkan ke bumi untuk bertemu dengan Ya’juj dan Ma’juj. Nama lapisan bumi kedua ini adalah Dakmaa.

Baca Juga  Hardiknas 2026 di Maluku Tenggara, Wabup Tekankan Pendidikan Fondasi Generasi Emas

Selanjutnya, Allah SWT menciptakan bumi petala ketiga, yang tebalnya mencapai 500 tahun perjalanan. Setengah dari petala ini adalah hawa dan udara yang menuju ke bumi. Petala keempat diciptakan dengan kegelapan, yang memiliki kala berbisa untuk menyengat penghuni neraka kelak. Kala ini sebesar bagal hitam, dengan ekor sepanjang ekor kuda, dan akan memangsa setengah dari penghuni neraka, untuk menguasai mereka, termasuk anak cucu Adam.

No More Posts Available.

No more pages to load.