Karena itu, integritas, komitmen, konsistensi, kejujuran, dan tanggung jawab harus menjadi dasar dalam menjalankan tugas.
Ia meminta seluruh pejabat memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing, membangun koordinasi, serta aktif membimbing dan membina staf.
Para pejabat juga diminta tidak menghindari persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sebaliknya, mereka harus mampu mencari jalan keluar dan menghadirkan solusi bagi persoalan pelayanan publik maupun pembangunan.
“Kalau mau menjadi pelaku sejarah yang baik, saatnya kita bekerja. Kita mau meninggalkan tugas dan tanggung jawab dengan sejarah yang baik atau buruk. Saya rasa kita semua memilih sejarah yang baik,” katanya.
Bodewin juga meminta pimpinan OPD memberikan ruang dan kepercayaan kepada pejabat yang telah dilantik untuk menunjukkan kemampuan serta kinerjanya.
Menurutnya, jabatan yang diberikan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk membuktikan prestasi, bukan sekadar fasilitas kedudukan.
“Maknai jabatan ini sebagai amanah dan kepercayaan. Kerjakan dengan baik. Kalau bekerja dengan baik, kesempatan untuk berkembang dan mendapatkan tanggung jawab yang lebih besar akan terbuka,” tandasnya.
Wali Kota berharap 224 pejabat tersebut mampu memperkuat birokrasi Pemerintah Kota Ambon dari tingkat OPD hingga kecamatan dan kelurahan.









