Di antaranya program Maluku Integrated Port, kebijakan transhipment untuk memperketat pengawasan hasil tangkap, serta penguatan sektor pertanian dengan perluasan lahan padi sawah dan gogo.
Ia juga menyoroti pengembangan komoditas unggulan seperti cengkeh, pala, dan kelapa, hingga urban farming di lahan sempit. Namun, ia mengakui tantangan masih besar.
“Kita masih dihadapkan pada angka kemiskinan dan pengangguran yang tinggi, pertumbuhan ekonomi yang belum signifikan, serta dinamika geopolitik dunia yang bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kita harus berbenah,” ungkapnya.
Empat Pesan Gubernur
Kepada para pejabat baru, Lewerissa menitipkan empat pesan penting. Pertama, menjunjung tinggi integritas ASN dengan kedisiplinan, kejujuran, dan ketaatan dalam melaksanakan tugas. Kedua, membangun koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi lintas pemerintahan.
Ketiga, adaptif terhadap perubahan zaman dengan meningkatkan kompetensi serta peka terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan teknologi. Keempat, menjaga rahasia jabatan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bukan hanya kepada pemerintah dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Karena itu, kinerja saudara-saudara akan dievaluasi secara periodik,” pungkasnya. (Leonard Manuputty)











