Dari Mengolah Lahan hingga Memanen
Menurut Herianto, pertanian menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan ruang kepada WBP untuk mengembangkan keterampilan praktis.
WBP dilatih memahami tahapan budidaya tanaman secara langsung, bukan sekadar mendapatkan teori.
“Di Lapas Jailolo terdapat beberapa kegiatan pembinaan, salah satunya pembinaan kemandirian di bidang pertanian. WBP dilatih bagaimana mengolah lahan, menanam, merawat hingga memanen hasil tanaman yang telah dibudidayakan,” ujarnya.
Program tersebut diharapkan dapat mengubah waktu pembinaan di dalam Lapas menjadi kesempatan untuk membangun keterampilan produktif.
Hasilnya pun tidak berhenti pada aktivitas bercocok tanam. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program diharapkan dapat menjadi modal bagi WBP ketika nantinya kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Bekal Mandiri Setelah Bebas
Herianto berharap keterampilan pertanian yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan dapat terus dikembangkan setelah WBP bebas.
“Harapan kami, keterampilan yang diperoleh WBP melalui program ini tidak berhenti di dalam Lapas, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan ketika mereka kembali ke masyarakat. Dengan begitu, mereka memiliki bekal keterampilan dan rasa percaya diri untuk menjadi lebih mandiri,” harapnya.









