Pemkot Ambon Gelar FGD Revisi Perda Negeri Adat

oleh -30 views

Porostimur.com, Ambon – Guna menjaga dan melestarikan keberadaan Negeri Adat beserta hak-hak sebagai satu kesatuan masyarakat adat, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, melalui Bagian Tata Pemerintaham (Tapem) Sekretariat Kota, melaksanakan Focus Group Discusson (FGD) Selasa (16/5/2023).

“FGD ini dilakukan dan dimaknai sebagai bagian dari upaya untuk tetap menjaga dan melestarikan keberadaan negeri adat beserta hal-haknya sebagai kesatuan masyarakat hukum adat yang memiliki ciri dan karakteristik masing-masing,” ungkap Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena saat membuka kegiatan di Marina Hotel, Ambon.

Wattimena bilang, sampai dengan saat ini masih terdapat hal-hal yang menjadi perhatian khusus terhadap Negeri Adat, sehingga pelaksanaan kegiatan di hari ini tentu akan membantu Pemkot, dalam hal ini Bagian Tapem, untuk mengatur dan menata penyelenggaraan pemerintahan di Negeri Adat.

Baca Juga  Nasib Maluku Kedepan Tergantung Political Will Pemimpin Daerah dan Kehendak Jakarta

“Revisi Perda nomor 8, 9, dan 10 Tahun 2017, bertujuan untuk lebih memberikan perlindungan kepada Negeri adat di kota ini beserta hak-hak adatnya,” jelasnya.

Wattimena mengingatkan kepada para raja definitif, saniri dan staf pemerintah negeri (Pemneg), yang merupakan peserta agar mempertimbangkan pemekaran bagi negeri adat yang wilayah kerjanya besar.

No More Posts Available.

No more pages to load.