“Khusus Makassar Timur, sudah lebih dari satu bulan. Saat ini penerima manfaat dialihkan ke SPPG Takoma 3. Kendalanya terkait pencarian lokasi dan pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan,” jelasnya.
Pengalihan layanan tersebut dilakukan sebagai langkah sementara agar distribusi MBG tetap berjalan, meski belum optimal.
Harap Solusi Cepat dari Pemkot
Akibat penghentian operasional lima dapur tersebut, ribuan penerima manfaat di Kota Ternate terdampak karena distribusi makanan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
“Kalau berdasarkan data yang kami catat, ada ribuan penerima manfaat yang terdampak karena distribusi MBG tidak berjalan,” katanya.
Hizkia berharap persoalan ini segera mendapatkan solusi melalui koordinasi lintas sektor antara penyelenggara program dan Pemerintah Kota Ternate.
“Kami berharap ada solusi cepat dan koordinasi bersama Pemkot Ternate melalui Ketua Satgas MBG agar kendala-kendala ini bisa segera ditangani,” pungkasnya.
Penghentian sementara ini menjadi catatan penting bagi pelaksanaan program MBG agar ke depan lebih siap secara teknis dan administratif, sehingga layanan kepada masyarakat dapat berjalan berkelanjutan.
(red/nt)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









