Duel pertama di Parc des Princes, PSG menang 4-0. Duel kedua di Clermont-Ferrand, Le Perisien kembali mengamuk dengan menang 6-1.
Neymar, dan Mbappe mengemas hattrick di laga itu, sementara Messi menorehkan tiga assists.
Trisula maut ini sudah mulai menebar ancamannya saat pra-musim.
Jika dikombinasikan, mereka rata-rata mengemas 2,04 gol di setiap laga, kendati Mbappe absen di dua laga pra-musim.
Dari empat partai uji coba, skuat asuhan pelatih anyar, Christophe Galtier ini sukses mengumpulkan 13 gol, dengan hanya kebobolan tiga gol.
Memang, lawan mereka bisa dibilang kurang sepadan dengan berkiprah melawan tim-tim dari Jepang.
Namun keganasan Le Perisien sudah terbukti saat mereka menghancurkan Nantes di ajang Piala Super Prancis.
Juara Copa de France itu dipermak 0-4 lewat dua gol Neymar, satu gol Messi, dan satu gol dari sang bek senior, Sergio Ramos.
Sementara Clermont Foot menjalani pramusim yang buruk, karena mereka hanya mampu mengumpulkan satu kemenangan dari lima laga terakhir.
Skuat asuhan Pascal Gastien ini telah mencetak rata-rata 1,2 gol per Pertandingan dan Kebobolan 1,8 gol Per Pertandingan.
Ini menjadi statistik yang mengkhawatirkan, terlebih mereka bakal menjamu tim lapar gol yang sedang membutuhkan pembuktian.









