Materi pembelajaran dilanjutkan dengan Belajar Membaca Permulaan melalui pengenalan huruf vokal dan konsonan, suku kata, hingga kata sederhana menggunakan metode fonetik. Sementara itu, Latihan Menulis Dasar diberikan untuk melatih keterampilan motorik serta ketepatan dalam menulis.
Pendekatan Humanis dan Komunikatif
Kegiatan ini dipandu oleh Angel Latuputty, salah satu peserta Magang Batch III Kementerian Ketenagakerjaan yang memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Pendidikan. Dalam pelaksanaannya, ia menggunakan pendekatan yang komunikatif dan humanis agar Anak Binaan merasa nyaman dan termotivasi untuk belajar.
Pendekatan tersebut membuat suasana pembelajaran lebih cair dan mendorong partisipasi aktif dari Anak Binaan.
Literasi sebagai Fondasi Pembinaan
Kepala LPKA Kelas II Ambon, Kurniawan Wawondos, menegaskan bahwa pemberantasan buta huruf merupakan bagian penting dari proses pembinaan kepribadian Anak Binaan.
“Pemberantasan buta huruf merupakan fondasi utama dalam proses pembinaan. Dengan kemampuan membaca dan menulis, Anak Binaan memiliki bekal dasar untuk mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pembinaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam membentuk kembali rasa percaya diri Anak Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.









