Mabuk Bareng, Belasan ABG Diamankan Satpol PP Kota Ternate

oleh -43 views
Link Banner

Porostimur.com – Ternate: Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kita Ternate mengamankan belasan remaja dari sebuah losmen di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan, sekira pukul 23.00 WIT, Kamis (16/9/2021) malam.

Para ABG ini diamankan karena sedang pesta minuman keras (miras) dan mengidap lem. Petugas juga menemukan  minuman keras, lem aibon, kondom hingga tespek (alat tes kehamilan).

Kepala Satpol PP Kota Ternate, Fhandi Mahmud mengungkapkan, 16 remaja yang terdiri atas 11 laki-laki dan 5 perempuan tersebut diamankan dari empat kamar berbeda.

Fhandi bilang, penangkapan itu berawal dari kecurigaannya saat melihat aktivitas para remaja di losmen.

“Awalnya saya berteduh di dekat losmen, kemudian saya curiga melihat aktivitas beberapa remaja di losmen itu,” kata Fhandi, Jumat (17/9/2021) di Ternate.

Baca Juga  Kapolda Maluku Beri Reward Kepada Personil Berprestasi

Dia kemudian menanyakan ke resepsionis losmen dan mendapat informasi adanya belasan remaja yang menempati beberapa kamar losmen.

“Dan setelah dicek ternyata remaja ini kumpul-kumpul dalam kamar losmen,” ucap Fhandi melansir Halmaherapost.com.

Ia lalu menghubungi petugas piket Satpol PP dan melakukan razia di losmen tersebut. Anak-anak di bawah umur ini sebagian besar sudah dalam keadaan mabuk.

Belasan remaja ini pun diangkut.

“Kita amankan 16 remaja ini dari empat kamar berbeda,” jelasnya.

Barang bukri yang diamankan petugas Satpol PP. Foto: Istimewa

Satpol PP juga mengamankan sejumlah barang bukti dari kamar-kamar tersebut.

“Kita temukan minuman keras jenis Cap Tikus dan anggur merah, lem aibon, testpack atau alat tes kehamilan, kondom pria serta tisu magic,” ungkap Fhandi.

Baca Juga  Andmesh Hingga Rossa Masuk Top 5 Musisi JOOX 2020

Ia memastikan, Satpol PP intensif memantau aktivitas anak di bawah umur yang dinilai mencurigakan dan melanggar hukum.

“Sesuai arahan pimpinan, kami intens melakukan operasi malam untuk mengawasi dan memantau aktivitas remaja dan anak di bawah umur. Kami juga minta dukungan masyarakat,” pungkasnya.

Setelah menjalani pemeriksaan, belasan ABG ini langsung dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara untuk menjalani tes urine.

(red/hp/tsc)