Mahmud Harun Meninggal Setelah Menunggu Ambulans Laut 10 Jam, Layanan Rujukan Pulau Moti Disorot

oleh -13 Dilihat
Pemerhati hukum, Muis Ade, meminta Pemerintah Kota Ternate tidak menganggap persoalan tersebut sebagai kejadian biasa.

Ia bahkan mendorong penambahan dua armada ambulans laut untuk memastikan masyarakat Moti memiliki akses evakuasi medis yang lebih cepat.

Beri Waktu 1×24 Jam, Ancam Mobilisasi Warga

Muis Ade memberikan waktu 1×24 jam kepada Pemerintah Kota Ternate, khususnya Dinas Kesehatan, untuk memberikan klarifikasi terbuka mengenai persoalan tersebut.

Ia juga meminta pemerintah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada keluarga almarhum dan masyarakat serta menjelaskan langkah konkret yang akan dilakukan untuk membenahi sistem rujukan dan layanan ambulans laut di Pulau Moti.

“Saya memberikan waktu 1 x 24 jam kepada Pemerintah Kota Ternate, khususnya Dinas Kesehatan, untuk memberikan klarifikasi secara terbuka terkait alasan keterlambatan ambulans laut, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik dan pihak keluarga, serta mengambil langkah konkret untuk membenahi sistem rujukan dan ketersediaan ambulans laut di Pulau Moti secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila tidak ada klarifikasi, permintaan maaf, maupun langkah nyata dalam batas waktu tersebut, dirinya akan mendorong mobilisasi masyarakat Moti untuk menyuarakan persoalan pelayanan kesehatan tersebut.

Baca Juga  Mantan Terpidana Korupsi Dilantik Jadi Pejabat BPKAD Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Disorot

“Kalau dalam waktu 1 x 24 jam tidak ada klarifikasi, tidak ada permintaan maaf secara terbuka kepada publik dan keluarga, serta tidak ada langkah nyata untuk membenahi persoalan ini secara menyeluruh, maka saya pastikan akan ada mobilisasi warga masyarakat Moti untuk menyuarakan persoalan ini secara tegas,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.