Pengalaman lintas sektor ini menjadi modal penting dalam memahami dinamika organisasi besar dan tantangan era digital.
Visi Transformasi dan Digitalisasi Koperasi
La Ode menegaskan, jika dipercaya memimpin, periode 2026–2031 akan menjadi era transformasi bagi Kosgoro 1957.
“Saya menargetkan membawa Kosgoro kembali ke akar sebagai organisasi serbaguna yang mensejahterakan, tanpa kehilangan ketajaman politiknya,” ujarnya.
Ia juga berencana menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai roh organisasi melalui pendekatan digital. Menurutnya, koperasi modern harus berkembang menjadi ekosistem bisnis yang mampu melahirkan wirausaha muda.
“Kader Kosgoro harus menjadi problem solver bagi masyarakat, bukan sekadar mesin politik saat pemilu,” tegasnya.
Siap Pikul Amanah Besar
Dengan filosofi hidup Man Jadda Wa Jadda—siapa yang bersungguh-sungguh pasti berhasil—La Ode menyatakan kesiapannya memikul tanggung jawab besar memimpin organisasi.
Ia optimistis pengalaman nasional dan internasional yang dimilikinya mampu menjembatani kepentingan pusat dan daerah, sekaligus merangkul seluruh elemen Kosgoro dari Sabang hingga Merauke.
Momentum Mubes mendatang pun dinilai menjadi titik penting untuk menentukan arah baru organisasi, apakah mampu bersatu dalam semangat pembaruan atau tetap berjalan dengan pola lama.









