Membayangkan Dunia Tanpa Jurnalisme?

oleh -591 views

Hal ini kiranya menjadi sebab-musabab kepercayaan publik terhadap pekerja media dalam hal ini jurnalis, menjadi ragu-ragu bahkan tak percaya. Pekerja media dan masyarakat seolah masih berjarak, terjerembab dalam sekuel cerita tak saling percaya, bahkan “bunuh-membunuh”.

Dunia Tanpa Pekerja Media?

Kebutuhan informasi itu kebutuhan dasar manusia. Tanpa informasi, kita hanyalah benda mati. Carol C. Kuhlthau (1991) salah satu ilmuwan ilmu perpustakaan, berpendapat jika munculnya kebutuhan informasi itu karena adanya gap antara pengetahuan yang kita miliki dengan kebutuhan informasi yang diperlukan dalam realitas.

Dalam dunia jurnalistik, para pekerja media punya peran menyampaikan informasi itu. Tetapi informasi harus dilandasi nilai kebenaran pada setiap peristiwa yang diinformasikan. Tanpa kebenaran, informasi bisa membutakan.

Dalam Sejarah Mati di Kampung Kami: Catatan tentang Aceh, Jurnalisme, dan Demokrasi (2023), ada sebuah bab menarik, hasil ulasan menarik Nezar Patria yang diberi judul, “Filsafat dan Jurnalisme: Pencarian Makna di Balik Berita”. Di dalam tulisan itu, Nezar menyinggung bagaimana keterhubungan antara filsafat dan jurnalisme dalam satu peran yang sama, “…filsafat memperkara apa yang disebut sebagai kebenaran (truth), sementara jurnalisme seperti kata Bill Kovach, seorang veteran jurnalis Amerika Serikat, bertugas melayani kepentingan publik dengan melaporkan kebenaran”.

No More Posts Available.

No more pages to load.