Porostimur.com, Brussels – Negara-negara Barat harus bersiap untuk terus mendukung Ukraina dalam perang yang diyakini bakal berlangsung selama bertahun-tahun, menurut peringatan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg. Ia pun mengakui biaya perang tinggi, tetapi harga untuk membiarkan Moskow mencapai tujuan militernya bahkan lebih besar.
Dilansir dari BBC, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga memperingatkan perlunya bersiap untuk konflik jangka panjang. Menurut Stoltenberg dan Johnson, memasok lebih banyak senjata akan membuat Ukraina lebih berpeluang menang.
“Kita harus bersiap menghadapi kenyataan bahwa perang ini bisa memakan waktu bertahun-tahun. Kita tak boleh berhenti mendukung Ukraina. Bahkan, sekalipun biayanya tinggi, tak hanya untuk dukungan militer, tetapi juga karena kenaikan harga energi dan pangan,” ungkap Stoltenberg dalam wawancara dengan surat kabar Jerman ‘Bild’.
Menurut Stoltenberg, memasok Ukraina dengan senjata yang lebih modern akan meningkatkan peluangnya untuk dapat membebaskan wilayah Donbas timur, yang sebagian besar saat ini jatuh ke tangan Rusia.
Selama beberapa bulan terakhir, pasukan Rusia dan Ukraina bertempur untuk menguasai wilayah timur negara tersebut. Moskow pun membuat kemajuan perlahan dalam beberapa pekan terakhir.




