MUI Maluku Apresiasi Permohonan Maaf Gubernur Murad Ismail

oleh -128 views

Porostimur.com, Ambon – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku mengapresiasi permohonan maaf Gubernur Maluku Murad Ismail terkait kasus “undangan bakalai” yang disampaikan oleh orang nomor satu di Maluku itu kepada warga Batabual yang melakukan aksi unjuk rasa di Pelabuhan Merah Putih, Namlea, Kabupaten Buru beberapa hari lalu.

Sekretaris Umum MUI Maluku, Abdul Manan Latuconsina kepada porostimur.com, Rabu (13/7/2022) mengatakan, permohon maaf atas kesalahan yang dilakukan oleh seseorang apakah sengaja atau tidak sengaja sungguh adalah merupakan perbuatan terpuji yg harus dicontohi. Apalagi sikap tersebut dilakukan oleh seorang pemimpin gubernur Maluku.

“Sesungguhnya permohonan maaf yang dilakukan oleh seseorang atau siapa saja, terutama tokoh atau pemimpin, seharusnya dan sepatutnya dilakukan pada saat merasa melakukan kesalahan atau sesuatu kebijakan yang merugikan orang lain,” ujar Latuconsina.

Baca Juga  Saatnya Prabowo Menjadi Prabowo

Manan bilang, sebagai seorang pemimpin, tentu menjadi teladan kepada orang yang dipimpinnya. Karena itu dalam konteks ini rakyat Maluku harus jujur mengakui bahwa permohonan maaf yang disampaikan dimana telah mengakibatkan kegaduhan, sebagaimana telah diakui oleh Gubernur Maluku, telah menunjukan akhlak yang terpuji serta mulia. Oleh karenanya tidak berlebihan apabila semua masyarakat Maluku memberikan apresiasi yang dalam atas sikap ksatria Gubernur Maluku yang telah menyampaikan rasa penyesalan dan permohonan maaf atas tragedi yg terjadi di Namlea.